ANDA mungkin sudah mendengar bahwa separuh dari semua pernikahan berakhir dengan perceraian.
Menurut data baru yang dianalisis pada tahun 2018 oleh Philip Cohen, seorang profesor sosiologi di University of Maryland, menunjukkan bahwa tingkat perceraian sebenarnya telah menurun 18 persen antara tahun 2008 dan 2016.
Walaupun tingkat perceraian menurun hingga 18 persen, hingga kini kasus perceraian tentu masih ada.
Walaupun tingkat perceraian menurun hingga 18 persen, hingga kini kasus perceraian tentu masih ada.
Dilansir dari Judi Poker, Selasa (27/11/2018), para ilmuwan, sosiolog, dan ahli pernikahan telah menemukan faktor atau alasan yang menyebabkan perceraian. Berikut beberapa alasan utama mengapa pernikahan Anda bisa gagal:
Waktu pacaran yang singkat
Waktu pacaran yang singkat
Kedengarannya memang sederhana. Tapi ternyata Randal Olson, seorang
ilmuwan yang mengumpulkan data dari para peneliti di Emory University,
menemukan berbagai faktor terjadinya perceraian dengan mempelajari
ribuan pasangan yang sudah menikah.
Salah satu faktornya yakni waktu pacaran yang singkat. Berpacaran
selama tiga tahun atau lebih terbukti menjadi pertahanan yang layak dan
bisa terhindar dari perceraian.
Mengundang sedikit tamu
Hal sederhana seperti ini bisa menjadi faktor terjadinya perceraian? Kok bisa? Setelah dianalisis para peneliti di Emery University, Randal Olson menyatakan bahwa semakin banyak orang yang Anda undang ke pernikahan Anda, semakin kecil kemungkinan Anda untuk bercerai.
Hal sederhana seperti ini bisa menjadi faktor terjadinya perceraian? Kok bisa? Setelah dianalisis para peneliti di Emery University, Randal Olson menyatakan bahwa semakin banyak orang yang Anda undang ke pernikahan Anda, semakin kecil kemungkinan Anda untuk bercerai.
MKVPoker - Agen Poker Online dengan menggunakan uang asli Terbaik dan Terpercaya di Indonesia.
[ BONUS DEPOSIT 10% untuk semua member MKVPOKER dengan Minimal Deposit sebesar Rp. 20.000,- ]
Dengan menyebar banyak undangan yang di antaranya adalah keluarga besar dan teman- teman dan banyaknya para tamu yang hadir berarti banyak yang mendukung pernikahan Anda dengan pasangan. Hal ini sangat penting bagi stabilitas pernikahan jangka panjang.
Lebih mementingkan penampilan dan kekayaan

Apa hal pertama yang membuat Anda tertarik dengan pasangan Anda?
Apakah karena senyumnya yang hangat? Matanya yang besar dan berkilauan?
Atau dompetnya?
Menurut studi tersebut, pria dan wanita yang melihat pasangannya dari
fisik atau dari seberapa penghasilannya memiliki kemungkinan pernikahan
yang tidak harmonis dan berujung pada perceraian.
Merasa stres

Stres dapat muncul dalam berbagai bentuk. Keadaan ini dibagi dalam
tiga kategori, yaitu stres akut, episodik akut, dan kronis. Dari ketiga
jenis tersebut, stres akut adalah yang paling umum dirasakan pasangan
menikah. Dan stres akutlah yang paling besar menyebabkan perceraian.




Tidak ada komentar:
Posting Komentar