SEORANG Miss Indonesia tidak hanya dinilai karena kecantikannya yang paripurna. Mereka biasanya terpilih karena punya tujuan hidup yang jelas dan tentunya cerdas.
Begitu juga yang dijelaskan Chairwoman of Miss Indonesia Organization Liliana Tanoesoedibjo, seorang Miss Indonesia tidak sekadar cantik.
"Dia juga harus mampu menjadi duta Indonesia yang lebih baik. Miss Indonesia juga adalah sosok perempuan yang memiliki moral support untuk masyarakat dan yang terpenting dia mau mengharumkan nama Indonesia di mata dunia," terang Liliana.

MKVPoker - Agen Poker Online dengan menggunakan uang asli Terbaik dan Terpercaya di Indonesia.
[ BONUS DEPOSIT 10% untuk semua member MKVPOKER dengan Minimal Deposit sebesar Rp. 20.000,- ]
Nah, Miss Indonesia 2018 Alya Nurshabrina membenarkan hal tersebut. Perempuan kelahiran 21 Januari 1996 itu terlihat sekali memiliki jiwa sosial yang tinggi.
Banyak sudah aktivitas sosial yang diikuti Alya. Dia pun terpantau aktif pada beberapa kelompok remaja dan para survival penyakit, salah satunya penyandang autisme.
Di luar dari tugasnya sebagai Miss Indonesia, orangtua Alya, Ina Koerdi pun membenarkan hal tersebut. "Dari dulu dia itu emang selalu pengin bisa membantu orang lain," kata Ina lantas tersenyum, dilansir Bandar Ceme.
Dia melanjutkan, ketika sekolah dulu, kalau weekend, Alya itu bantu anak jalanan. Dia memberikan sekolah gratis atau pelajaran ke anak-anak tersebut. "Alya itu senang melihat orang lain bahagia. Kalau orang tersebut bahagia, dia pasti bahagia juga," tambah Ina.
Satu hal yang diyakini Ina tentang anaknya. "Dari dulu sampai sekarang, Alya itu nggak berubah. Prinsip hidupnya satu, membantu orang adalah kebahagiaan untuknya dan itu dia lakukan sampai sekarang," papar Ina.





Tidak ada komentar:
Posting Komentar