PERKEMBANGAN zaman turut andil dalam keputusan perempuan untuk berkarier. Sekarang ini semakin banyak perempuan yang tidak hanya menjadi ibu rumah tangga tetapi juga memiliki penghasilan sendiri.
Namun kondisi ini terkadang bisa membuat dilema terutama ketika berkaitan dengan pengasuhan anak.
Tak sedikit perempuan yang merasa bersalah meninggalkan anaknya diasuh sementara oleh orang lain karena harus bekerja.
Tak sedikit perempuan yang merasa bersalah meninggalkan anaknya diasuh sementara oleh orang lain karena harus bekerja.
Tapi di sisi lain mereka juga tidak ingin merelakan karier yang sudah dibangun. Untuk mengatasi kondisi ini, beberapa memilih untuk meminta bantuan kepada keluarga atau kerabat. Tapi ada pula yang menitipkan anaknya ke day care, dilansir Judi Poker.
Baru-baru ini sebuah penelitian yang dilakukan di Perancis mengatakan anak yang dititipkan ke day care berkembang lebih baik daripada diasuh oleh keluarga atau kerabat.
Baru-baru ini sebuah penelitian yang dilakukan di Perancis mengatakan anak yang dititipkan ke day care berkembang lebih baik daripada diasuh oleh keluarga atau kerabat.
Hasil ini didapatkan setelah para peneliti menganalisis 1.428 anak dari usia 0-3 tahun. Anak-anak itu dibagi dalam kelompok dititip ke day care dan dititipkan ke orang lain.
Peneliti kemudian membandingkan perkembangan di antara kedua kelompok
tersebut melalui cara pengasuhan.
Sebab pengasuhan yang baik dapat
meningkatkan kemampuan bahasa dan berpikir anak serta meningkatkan
kinerja akademis.
Penelitian mencoba melihat efek pengasuhan formal
seperti day care sejak usia muda terhadap perilaku anak.
MKVPoker - Agen Poker Online dengan menggunakan uang asli Terbaik dan Terpercaya di Indonesia.
[ BONUS DEPOSIT 10% untuk semua member MKVPOKER dengan Minimal Deposit sebesar Rp. 20.000,- ]
Secara umum hasil penelitian menyatakan sekira 1 dari 6 anak
memiliki masalah perilaku, termasuk hiperaktif dan rentang perhatian
yang rendah. Dalam jumlah yang sama mereka juga memiliki masalah
emosional.
Tapi fakta lainnya adalah anak-anak yang menerima pengasuhan
formal cenderung tidak memiliki masalah emosional dan perilaku.
Mereka
pun lebih mungkin memiliki keterampilan sosial yang lebih baik daripada
anak yang diasuh oleh keluarga atau teman. Sedangkan anak-anak yang
diasuh oleh orang lain paling rentan terhadap masalah perilaku.
Kemudian tim peneliti lain mencoba menganalisis perkembangan
emosi anak-anak sejak lahir hingga usia delapan tahun.
Para orangtua
turut dimintai jawaban dari serangkaian pertanyaan tentang masalah
perilaku dan emosional anak seperti kesulitan untuk mendapatkan teman,
hiperaktif, perhatian yang buruk, serta perilaku dan keterampilan
sosial.
Setelah dilakukan analisis para peneliti menyimpulkan akses ke pengasuhan anak berkualitas tinggi di tahun-tahun pertama kehidupan dapat meningkatkan perkembangan emosi dan kognitif anak-anak.
Selain itu, pengasuhan baik mencegah kesulitan emosional di kemudian hari dan mempromosikan perilaku pro-sosial.
Peneliti percaya bila permainan yang merangsang, lebih banyak waktu yang dihabiskan untuk membaca, mengikuti peraturan dari usia muda, dan mendapatkan pujian membantu pengembangan.




Tidak ada komentar:
Posting Komentar