Agen Poker Indonesia - Kalau orang terlalu mengidolakan seseorang, bahkan dengan pilihan calon presiden dan wakil presiden, pasti membuat seseorang merasa fanatik. Padahal ini tidak tepat karena bisa menimbulkan pertikaian.
Banyak contoh kasus yang dialami seseorang karena merasa fanatik dengan pilihannya. Padahal bisa saja ada perbedaan yang dihadapi, walaupun terjadi di kalangan keluarga.
Misalnya, satu keluarga diduga beda pilihan caleg, dua kuburan mendadak dipindahkan. Insiden tersebut sangat miris dan menuai banyak cibiran Netizen.
Banyak contoh kasus yang dialami seseorang karena merasa fanatik dengan pilihannya. Padahal bisa saja ada perbedaan yang dihadapi, walaupun terjadi di kalangan keluarga.
Misalnya, satu keluarga diduga beda pilihan caleg, dua kuburan mendadak dipindahkan. Insiden tersebut sangat miris dan menuai banyak cibiran Netizen.
Psikolog Kassandra Putranto mengatakan, ketika mencegah fanatisme di
kalangan masyarakat, rasanya sulit ditebak. Karena model masyarakat
Indonesia, sifatnya mudah terpengaruh hoax.
MKV Poker - Agen Poker Online dengan menggunakan uang asli Terbaik dan Terpercaya di Indonesia.
[ BONUS DEPOSIT 10% untuk semua member MKV POKER dengan Minimal Deposit sebesar Rp. 20.000,- ]
"Kita banyak kena pengaruh, apalagi model masyarakat yang gampang kena hoax. Kena hasut langsung emosi," ujarnya, dilansir Agen Poker Indonesia.
Kassandra menambahkan, untuk mencegah hal-hal seperti itu, Anda sebaiknya harus menyikapi dengan bijak. Sesungguhnya meskipun senang dengan satu pilihan atau idola, sebaiknya jangan terlalu fanatik.
Ditambahkan Psikolog Sani Budiantini, sesama masyarakat penting menjaga keharmonisan salah satunya. Paling tidak, jangan saling menjelekkan calon lainya.
"Pastinya cara ini jadi bisa lebih fair, karena saat ini situasinya memanas dan sulit dikendalikan," simpul Sani.
Ditambahkan Psikolog Sani Budiantini, sesama masyarakat penting menjaga keharmonisan salah satunya. Paling tidak, jangan saling menjelekkan calon lainya.
"Pastinya cara ini jadi bisa lebih fair, karena saat ini situasinya memanas dan sulit dikendalikan," simpul Sani.




Tidak ada komentar:
Posting Komentar