Agen Poker Indonesia - TREN bermain game di gadget memang telah merebak sejak beberapa tahun terakhir. Kemajuan teknologi tentu membuat seseorang menjadi semakin mudah untuk memainkan game yang mereka sukai langsung dari genggamannya.
Ya, beberapa game yang telah menjadi hits dan menuai banyak perhatian sejak beberapa tahun terakhir adalah Mobile Legends (ML) dan Arena of Valor (AOV). Meski keduanya serupa, namun banyak perbedaan yang terdapat pada kedua game ini.
Ya, beberapa game yang telah menjadi hits dan menuai banyak perhatian sejak beberapa tahun terakhir adalah Mobile Legends (ML) dan Arena of Valor (AOV). Meski keduanya serupa, namun banyak perbedaan yang terdapat pada kedua game ini.
Banyak yang mengatakan ML lebih laris ketimbang dengan AOV, begitupun
sebaliknya. Lantas kabar yang manakah yang paling benar dan apa
alasannya? Beberapa bulan lalu, seorang Youtuber sekaligus shoutcaster,
Ericko Lim, pernah menjabarkan perbedaan dari kedua game ini.
MKV Poker - Agen Poker Online dengan menggunakan uang asli Terbaik dan Terpercaya di Indonesia.
[ BONUS DEPOSIT 10% untuk semua member MKV POKER dengan Minimal Deposit sebesar Rp. 20.000,- ]

Ericko sendiri pernah bekerja di Garena yang sama-sama membawahi AOV.
Oleh sebab itu, ia sedikit banyak tahu mengenai game tersebut dari
sudut pandang gamers sekaligus shoutcaster.
Menurur Ericko, AOV bisa lebih populer di dunia karena mereka
memiliki license dari Tencent Games, oleh sebab itu mereka banyak
mengambil tokoh jagoan dari DC comics tapi tidak pernah ada masalah. Dan
hingga saat ini tidak ada isu-isu copyright dari game ini
“AOV tidak pernah ada masalah ketika mengambil banyak superhero
dari DC Comic, Sementara ML dikatakan terkenal karena plagiatnya.
Bahkan
ML pernah di laporkan oleh Riot dengan tuduhan plagiat. Semua Youtuber
juga pasti akan bilang kalau ML adalah plagiat,” ucap Ericko, dalam
channel Youtube-nya, dilansir Agen Poker Indonesia.
Selain itu AOV juga memiliki gambar yang lebih baik ketimbang ML
yang hanya delapan bit. Tapi permasalahannya tidak semua player bisa
bermain dengan nyaman dengan grafik high seperti AOV.
“Rata-rata masyarakat Indonesia hp nya tidak cukup memadai untuk
bermain game dengan kualitas high.
Masyarakat tersebut diluar dari
orang-orang tajir, pro player, melainkan orang-orang dengan ekonomi
terbatas,” lanjutnya.
Ericko menyebutkan bahwa rata-rata pemain game adalah anak kecil,
makanya mereka lebih memutuskan memainkan ML karena lebih family
friendly untuk handphone. Sementara untuk bermain AOV seseorang
membutuhkan spek yang cukup tinggi.
“Jadi logikanya mereka akan memilih game yang cocok dengan spek
hp mereka. Jadi jika ML lebih banyak playernya, maka kemungkinan karena
devicenya yang mendukung untuk main ML tapi tidak dengan AOV,”
sambungnya.
Dari segudang kelebihan, AOV memiliki kelemahan yakni servernya
yang hanya ada di Indonesia, tapi kalau ML servernya global, jadi bisa
bertemu dengan player dari luar negeri.
“Selain itu ML gak masuk Asian Games 2018, sementara AOV bisa
masuk, karena playernya cuman rame di Indonesia saja.
ML tidak
membutuhkan license, tidak perlu di boost namun udah viral. ML di
Indonesia bisa membuat orang menjadi kaya, sementara AOV tidak. ML bisa
menciptakan bintang tapi AOV tidak,” tutupnya.




Mari segera bergabung dengan kami.....
BalasHapusdi AjoKartu.com^^online 24 jam.
segera di add black.berry pin 58CD292C.
WwW.Ajokartu.com | bonus rollingan 0,3% | bonus referral 20% | minimal deposit 15000