Judi Poker Live - Dalam sudut pandang agama manapun tidak ada larangan menikah dengan siapapun dan dari suku apapun. Tetapi dalam adat istiadat di masyarakat sekitar masih banyak yang tabu dengan pernikahan berbeda suku.
Misalnya orang suku Jawa dilarang menikah dengan suku Sunda dikarenakan ada keyakinan suku Jawa akan dikendalikan oleh suku Sunda, melupakan keluarga dari suku Jawa, dan masih banyak lagi cerita tentang mitos yang sudah ada di kalangan masyarakat.
Misalnya orang suku Jawa dilarang menikah dengan suku Sunda dikarenakan ada keyakinan suku Jawa akan dikendalikan oleh suku Sunda, melupakan keluarga dari suku Jawa, dan masih banyak lagi cerita tentang mitos yang sudah ada di kalangan masyarakat.

Apakah pernikahan berbeda suku itu dilarang dalam sudut pandang
agama Islam? Inilah jawaban dari Ustaz Abdul Somad dalam khotbahnya di
suatu acara.
MKVPOKER - Judi Poker Live dengan menggunakan uang asli Terbaik dan Terpercaya di Indonesia.
[ BONUS DEPOSIT 10% untuk semua member MKV POKER dengan Minimal Deposit sebesar Rp. 20.000,- ]
Dihimpun dari akun Youtube Hijrah Kuy!, seseorang bertanya tentang
bagaimana mengubah pola pikir orangtua dan calon mertua tentang menikah
beda suku.
Mengutip ayat Alquran, Ustaz Abdul Somad mengatakan bahwa yang
dilihat oleh Allah bukanlah sukunya, melainkan rasa takutnya pada Allah.
"Maka jadi menantu yang takut sama Allah. Sesuku pun sama kita kalau dia nggak takut, balik anak kita ke rumah matanya biru, berdarah sebelah matanya. Kenapa? Ditempelengnya," ujar Ustaz Abdul Somad.
"Adapun engkau hai anak muda yang mau menikah, kalau kau ditolak calon mertuamu, calon mertuamu itu apa sukunya? Kalau sukunya Minangkabau, cari ustaz yang orang awak, supaya dia nanti melobi calon mertuamu," lanjutnya.
Tujuannya adalah agar ustaz tersebut mengutarakan maksud dan melobi kepada calon mertua menggunakan bahasa setempat. Jadi dalam sudut pandang Islam tidak ada yang larangan menikah beda suku karena di mata Allah semua sama derajatnya.
"Adapun engkau hai anak muda yang mau menikah, kalau kau ditolak calon mertuamu, calon mertuamu itu apa sukunya? Kalau sukunya Minangkabau, cari ustaz yang orang awak, supaya dia nanti melobi calon mertuamu," lanjutnya.
Tujuannya adalah agar ustaz tersebut mengutarakan maksud dan melobi kepada calon mertua menggunakan bahasa setempat. Jadi dalam sudut pandang Islam tidak ada yang larangan menikah beda suku karena di mata Allah semua sama derajatnya.




Tidak ada komentar:
Posting Komentar