Agen Poker Indonesia - CARA mudah menjauhkan anak-anak dari serangan predator seksual atau juga mencegah anak melakukan seksual dini adalah memberikan pemahaman ke mereka mengenai seks itu sendiri. Dengan begitu, si anak jadi tahu apa yang seharusnya diterima tubuhnya.
Pendidikan seksual itu penting agar si anak tahu batasan mana yang
boleh dan tidak dilakukan dan diterima untuk tubuhnya.
Cara
mengajarkannya beraneka ragam, mulai dari paparan hingga visualisasi
dari alat reproduksi itu sendiri.
Selain itu, ada cara lain yang bisa dilakukan untuk mengajarkan
seseorang mengenai pentingnya pendidikan seksual.
Bisa dengan foto
seperti yang dilakukan seorang fotografer Laura Dodsworth yang memotret
100 Miss V untuk mempelajari berbagai topik tentang Miss V mulai dari
kehilangan keperawanan, masalah menstruasi, sunat pada perempuan, hingga
bicara mengenai pelecehan seksual, dilansir Agen Poker Indonesia.
Aksi Laura ini kemudian viral di media sosial. Banyak netizen yang
mendukung aksinya tersebut, terkhusus pada 100 perempuan yang berani
menunjukan Miss V-nya untuk menjadi bahan ajar perempuan lain.
"Aku kagum pada para perempuan pemberani yang luar biasa ini !! #100vaginas."
"Ini program yang sangat penting. #100VAGINAS."
"Film ini perlu diputar di semua sekolah. #100vaginas."
"Film dokumenter #100Vaginas ini sangat menarik. Jika kamu
seorang wanita dan kamu tidak menonton, tolong camkan kalau ini begitu
penting !!"
MKV Poker - Agen Poker Online dengan menggunakan uang asli Terbaik dan Terpercaya di Indonesia.
[ BONUS DEPOSIT 10% untuk semua member MKV POKER dengan Minimal Deposit sebesar Rp. 20.000,- ]
Tujuan Luara dengan #100Vaginas
Fotografer Laura ingin mengubah cara orang-orang dalam berpikir
tentang bagian intim dan mematahkan stigma yang ada mengenai organ intim
tersebut.
Pada 2015, ahli bedah plastik melihat terjadi peningkatan sebesar
40 persen tindakan operasi estetika Miss V dan ini mewabah di seluruh
dunia.
Termasuk Brandi Glanville dan Chloe Khan yang telah mengakui
dirinya melakukan tindakan operasi pembentukan ulang Miss V.
Namun, fakta mengatakan, ada hal yang mengkhawatirkan di sini. Sebanyak 34 persen perempuan melewatkan smear test karena malu.
Keseruan sesi pemotretan
Laura menjelaskan, setiap perempuan yang ikut dalam sesi
pemotretan, semuanya tidak memberikan identitas diri. Jadi, kerahasiaan
mereka sangat terjaga termasuk pada Laura sendiri.
Salah satu kisah menceritakan, kalau si perempuan memiliki Miss V
yang sangat segar dan tampilan sangat sempurna.
Tapi, ketika dikulik
lebih dalam, ternyata Miss V tersebut sudah melalui proses operasi di
mana sebelumnya si perempuan mengalami masalah kanker serviks dan
kondisi tersebut mengakibatkan leher rahim dan sebagian Miss V-nya mesti
diangkat.
Laura berharap, dengan adanya potret 100 Miss V tersebut, perempuan
tidak merasa aneh dengan Miss V-nya dan apa yang dia lakukan bermaksud
untuk meningkatkan rasa percaya diri dan tidak malu dengan kondisi Miss
V.







Tidak ada komentar:
Posting Komentar